Soal TKP Menolak Gratifikasi: Kenapa Jawaban Tolak Saja Cuma Skor 3
Soal TKP soal hadiah dan gratifikasi kelihatan mudah karena jawabannya menolak. Masalahnya, menolak tanpa langkah berikutnya biasanya berhenti di skor 3.

Kenapa skenario gratifikasi sering dipakai di TKP
Soal TKP tentang hadiah dan gratifikasi termasuk yang paling sering muncul karena jawabannya kelihatan jelas: tolak. Di situ justru banyak peserta kehilangan poin. Menolak itu baru langkah pertama, dan penilai masih melihat apa yang kamu lakukan sesudahnya.
Bentuk soalnya biasanya begini. Ada pihak luar, vendor, atau warga yang menitipkan sesuatu sebagai ucapan terima kasih. Nilainya tidak besar, dan dia bilang ini sekadar tanda terima kasih pribadi, bukan suap. Kamu diminta memilih sikap.
Tiga langkah yang dicari penilai
Pilihan jawaban yang dapat skor 5 hampir selalu memuat rangkaian ini: menolak dengan cara yang tidak menyakiti orangnya, menjelaskan alasannya, lalu melaporkan atau mencatat kejadian itu lewat jalur resmi. Yang berhenti di menolak saja, tanpa penjelasan dan tanpa laporan, biasanya skor 3 atau 4.
Sebaliknya, opsi yang memuat kata "menerima dulu", "nanti dikembalikan", "dibagikan ke rekan", atau "diam saja" hampir pasti skor rendah. Menerima tetap pelanggaran, dan membagikannya tidak menghapus pelanggaran itu.
Contoh soal 1
Kamu staf layanan perizinan. Pemohon yang urusannya baru selesai menitipkan parsel ke mejamu sambil bilang isinya cuma makanan, bukan uang. Saat itu kamu sendirian di ruangan. Apa yang kamu lakukan?
A. Menerima karena nilainya kecil dan menolak terasa tidak sopan.
B. Menerima dulu, lalu membagikan isinya ke rekan sekantor supaya tidak dianggap milik pribadi.
C. Menolak dengan halus, menjelaskan bahwa kamu tidak boleh menerima pemberian dari pemohon, lalu mengembalikannya saat itu juga.
D. Menolak sambil menegur pemohon di depan orang lain agar dia tahu aturannya.
E. Menolak dengan halus, menjelaskan alasannya, lalu melaporkan kejadian itu ke atasan atau unit pengendalian gratifikasi.
Pembahasan. E dapat skor 5. Pemberian dari pihak yang sedang berurusan dengan jabatanmu bukan sekadar perlu ditolak, tapi juga perlu dicatat dan dilaporkan supaya tidak jadi celah di kemudian hari. C skor 4: sikapnya sudah benar, tapi urusannya selesai di situ saja. A dan D berhenti di skor rendah karena sama-sama menempatkan kenyamanan di atas aturan, dan D malah mempermalukan orang di depan umum. B skor 2 karena menerima tetap pelanggaran.
Contoh soal 2
Rekan satu tim membawa amplop dari vendor mitra proyekmu dan membagikannya ke seluruh tim, termasuk kamu. Katanya itu kebiasaan vendor setiap akhir proyek. Apa yang kamu lakukan?
A. Menerima karena semua orang juga menerima dan kamu tidak mengurus kontraknya.
B. Menolak bagianmu, menjelaskan alasan aturannya ke rekan, dan mengingatkan agar amplop itu dilaporkan ke atasan.
C. Menerima lalu menyumbangkannya supaya tidak terasa salah.
D. Menolak tapi diam saja, tidak membahasnya dengan siapa pun.
E. Menolak dan langsung melaporkan rekanmu ke pengawas internal tanpa bicara dulu dengannya.
Pembahasan. B skor 5. Kamu menjaga diri sendiri sekaligus mengingatkan orang lain, dan masalahnya dibawa ke jalur resmi. D skor 3, aman untukmu tapi tidak mencegah yang lain ikut menerima. E skor 4, karena melapor bukan tindakan yang salah, hanya saja kamu melewati langkah menegur rekan lebih dulu. A dan C skor rendah. Menyumbangkan amplop tidak mengubah fakta bahwa kamu sudah menerimanya.
Contoh soal 3
Beberapa hari setelah acara selesai, panitia yang kamu dampingi mengirim uang kecil ke dompet digitalmu sebagai ucapan terima kasih. Kamu baru tahu setelah notifikasi masuk. Apa yang kamu lakukan?
A. Mendiamkan karena jumlahnya kecil dan sudah masuk.
B. Mengembalikannya, memberi tahu pengirim bahwa kamu tidak boleh menerima, lalu mencatat kejadiannya untuk dilaporkan.
C. Mengembalikan tanpa penjelasan agar tidak berdebat.
D. Memakai uangnya untuk keperluan kantor supaya tidak dianggap milik pribadi.
E. Menanyakan dulu ke rekan apakah hal seperti itu biasa, lalu diam.
Pembahasan. B skor 5. C skor 3, uangnya sudah kembali tapi pengirimnya tidak tahu kenapa, jadi polanya bisa terulang. D dan E skor 2. D tetap berarti kamu menerima dan membelanjakan uang yang bukan hakmu, sementara E membiarkan masalahnya menggantung.
Aturan yang jadi dasarnya
Di UU Nomor 20 Tahun 2001 Pasal 12B, gratifikasi yang diterima pegawai negeri dianggap suap kalau tidak dilaporkan. Pelaporan ke KPK dilakukan paling lambat 30 hari kerja sejak pemberian diterima, dan bisa lewat unit pengendalian gratifikasi di instansimu. ASN juga terikat nilai BerAKHLAK, khususnya integritas, yang mengharuskan kamu konsisten antara ucapan dan perbuatan.
Angka 30 hari kerja itu penting untuk diingat. Artinya, menolak secara lisan di hari kejadian bukan satu-satunya jalan. Kalau pemberian telanjur masuk, kamu masih punya kewajiban melaporkannya, dan itu yang membedakan sikap tegas dari sikap sekadar menghindari rasa tidak enak.
Pola yang bisa kamu bawa ke ruang ujian
- Cari opsi yang memuat dua tindakan sekaligus: menjaga diri dan menempuh jalur resmi.
- Waspadai kata "diam", "menerima dulu", "dibagikan", dan "nanti dikembalikan". Empat kata itu hampir selalu penanda skor rendah.
- Kalau ada dua opsi yang sama-sama menolak, pilih yang paling jelas menjelaskan alasannya ke pihak pemberi.
- Opsi yang mempermalukan orang di depan umum bukan jawaban tegas, tapi jawaban yang merusak hubungan kerja.
Soal TKP tidak mencari pahlawan yang paling keras menolak. Yang dinilai adalah sikapmu saat aturan dan perasaan pribadi beradu, dan seberapa jauh kamu menyelesaikannya sampai tuntas.