Gaji & BenefitUang Pensiun PNS: Cara Hitung dan Besaran per Golongan
Pensiun bulanan, THT, dan uang duka itu tiga hal berbeda. Hitungan pensiun pokoknya berdiri di atas dua data: golongan dan masa kerja.
A
AuthorOct 11, 2026•4 min read
Tiga hal berbeda yang sering dianggap satu
Saat PNS pensiun, yang diterima bukan satu jenis pembayaran. Ada pensiun bulanan yang terdiri dari pensiun pokok plus tunjangan, ada Tabungan Hari Tua (THT) yang dibayar sekali, dan ada uang duka untuk ahli waris kalau penerima pensiun meninggal. Orang sering menyebut semuanya "uang pensiun", padahal cara menghitung dan waktu pembayarannya berbeda.
Rumus pensiun pokok
Pensiun pokok dihitung dari gaji pokok terakhir sebagai dasar pensiun. Rumusnya 2,5 persen dikali masa kerja dalam tahun, lalu dikali gaji pokok itu. Hasilnya dibatasi maksimal 75 persen dari gaji pokok, jadi masa kerja di atas 30 tahun tidak lagi menambah angka persennya.
Ilustrasi. Seorang PNS golongan III/a pensiun dengan gaji pokok terakhir Rp4.000.000 dan masa kerja 25 tahun. Pensiun pokoknya 2,5 persen dikali 25 dikali 4.000.000, sama dengan Rp2.500.000, atau 62,5 persen dari gaji pokok. Kalau masa kerjanya 32 tahun, hitungan mentahnya 80 persen, tapi batas 75 persen berlaku, sehingga pensiun pokoknya menjadi Rp3.000.000.
Yang dihitung adalah masa kerja untuk pensiun, dan biasanya dibulatkan sesuai aturan. Pemerintah juga menetapkan lantai pensiun pokok minimum per golongan, sehingga hasil rumus yang kecil tidak turun melewati angka itu. Besaran gaji pokok dan lantai pensiun mengikuti peraturan gaji serta pensiun yang berlaku saat pengajuan, jadi selalu cek versi terbaru sebelum menghitung.
Kenapa masa kerja 10 tahun penting
Hak pensiun bulanan umumnya baru muncul setelah masa kerja mencapai 10 tahun. PNS yang berhenti sebelum itu tidak menerima pensiun bulanan, melainkan hak lain sesuai aturan kepegawaian, termasuk THT. Karena itu pertanyaan "berapa uang pensiun saya" tidak bisa dijawab tanpa dua data: golongan terakhir dan masa kerja.
Tunjangan yang ikut dibayar
Penerima pensiun juga menerima tunjangan dengan pola yang mirip tunjangan PNS aktif, misalnya tunjangan keluarga dan tunjangan pangan, dengan rincian yang diatur peraturan tersendiri. Jaminan kesehatan tetap berjalan bagi penerima pensiun dan keluarganya. Pensiun pokok sendiri ikut disesuaikan ketika pemerintah menaikkan gaji PNS, jadi angkanya bukan angka tetap sejak bulan pertama pensiun.
THT dibayar sekali saja
THT tidak sama dengan pensiun bulanan. Dananya terkumpul dari iuran selama menjadi PNS, sekitar 3,25 persen dari penghasilan dasar pensiun setiap bulan, ditambah hasil pengembangannya. Pembayarannya dilakukan sekali saat PNS berhenti. Besaran yang diterima bergantung pada alasan berhentinya, dari berhenti atas permintaan sendiri sampai pensiun karena batas usia, jadi angka pastinya berbeda untuk tiap kasus. Karena itu simulasi resminya paling aman diminta langsung ke Taspen atau ke bagian kepegawaian instansimu.
Cara mengurus sampai uangnya masuk
Pengajuan pensiun dimulai dari instansi lewat unit kepegawaian, idealnya beberapa bulan sebelum tanggal batas usia pensiun, karena SK pensiun perlu diproses lebih lanjut. Dokumen yang biasanya diminta adalah berkas kepegawaian terakhir, data keluarga seperti akta nikah dan akta lahir anak, NPWP, foto, dan buku rekening. Pembayaran pertama masuk setelah SK terbit, dan bulan-bulan yang terlewat umumnya dibayarkan sebagai rapel. Penerimaan pensiun bulanan tetap dikenai pemotongan pajak sesuai aturan yang berlaku untuk uang pensiun.
Yang paling sering luput
Banyak PNS baru sadar masa kerjanya tidak sesuai saat mengurus pensiun. Penyebabnya macam-macam: pernah berhenti sementara, cuti di luar tanggungan negara, atau ada periode kerja yang tidak tercatat. Cek datanya sekarang, bukan saat tanggal pensiun tinggal sebulan. Memperbaiki satu dokumen jauh lebih mudah sebelum pengajuan masuk daripada sesudahnya.
Cek dulu angka yang mau dipakai
Ada dua tempat untuk memastikan angkanya benar. Pertama, data golongan terakhir dan masa kerja di berkas kepegawaian, yang biasanya sudah tercatat di aplikasi kepegawaian instansimu. Kedua, tabel gaji pokok PNS terbaru, karena rumus 2,5 persen itu dikalikan gaji pokok, bukan gaji bersih yang kamu terima tiap bulan. Dua hal inilah yang paling sering membuat hitungan sendiri berbeda jauh dari angka di SK.
Kalau hasil hitunganmu lebih tinggi dari angka resmi, penyebab yang paling sering adalah masa kerja yang belum dihitung penuh atau batas 75 persen yang sudah terlampaui. Kalau lebih rendah, cek apakah tunjangan dipisahkan dari pensiun pokok, karena di rincian pembayaran tunjangan muncul sebagai baris sendiri.