Soal TWK Sejarah Indonesia: Peristiwa yang Paling Sering Keluar

Peristiwa sejarah Indonesia yang paling sering muncul di TWK, lengkap dengan contoh soal, pembahasan, dan trik mengingat kronologinya.

Soal TWK Sejarah Indonesia: Peristiwa yang Paling Sering Keluar

Sejarah di TWK diuji lewat urutan, bukan hafalan tahun

Peserta yang gagal di soal sejarah biasanya bukan karena tidak tahu peristiwanya, tapi karena tertukar urutannya. Tahun 1945 dan 1949 sering tertukar, begitu juga perjanjian yang satu dengan yang lain.

Yang diuji di TWK adalah kemampuan menempatkan peristiwa dalam rangkaian sebab akibat. Soalnya jarang menanyakan tanggal mentah. Lebih sering bentuknya begini: perjanjian mana yang ditandatangani lebih dulu, hasil sidang ini apa, atau peristiwa itu terjadi karena apa.

Lima klaster yang paling sering muncul

Pergerakan nasional. Budi Utomo berdiri 20 Mei 1908 dan dianggap awal pergerakan nasional modern. Setelah itu muncul Sarekat Islam, Indische Partij pada 1912, dan puncaknya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 hasil Kongres Pemuda II di Jalan Kramat Raya 106. Isi ikrarnya tiga: satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.

Masa pendudukan Jepang. BPUPKI dibentuk 1 Maret 1945 dan dilantik 29 April 1945. Sidang pertamanya berlangsung 29 Mei sampai 1 Juni 1945 dan membahas dasar negara. Piagam Jakarta lahir 22 Juni 1945. PPKI dibentuk 7 Agustus 1945 sebagai pengganti BPUPKI.

Sekitar proklamasi. Peristiwa Rengasdengklok terjadi 16 Agustus 1945. Naskah proklamasi dirumuskan Soekarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo, lalu diketik Sayuti Melik. Bendera dijahit Fatmawati, dan yang mengibarkan antara lain Latief Hendraningrat dan Suhud. Sidang PPKI 18 Agustus 1945 menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden.

Diplomasi dan perang kemerdekaan. Perjanjian Linggarjati 1947, Renville 1948, Agresi Militer Belanda I dan II, Serangan Umum 1 Maret 1949 di Yogyakarta, Perjanjian Roem-Royen 7 Mei 1949, Konferensi Meja Bundar 2 November 1949, dan pengakuan kedaulatan 27 Desember 1949.

Orde Lama sampai Reformasi. Pemilu pertama 1955, Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Supersemar 11 Maret 1966, mundurnya Soeharto 21 Mei 1998, dan amandemen UUD 1945 yang berjalan 1999 sampai 2002.

Contoh soal dan pembahasan

Soal 1. Hasil sidang PPKI pada 18 Agustus 1945 adalah ...

A. menetapkan Piagam Jakarta sebagai pembukaan UUD
B. menetapkan UUD 1945 dan memilih presiden serta wakil presiden
C. membentuk BPUPKI
D. menyusun naskah proklamasi
E. menetapkan dasar negara secara final

Jawaban: B. Piagam Jakarta dirumuskan 22 Juni 1945, bukan hasil sidang PPKI. Soal ini sering dipakai untuk menguji apakah kamu bisa memisahkan peristiwa sebelum dan sesudah proklamasi.

Soal 2. Serangan Umum 1 Maret 1949 punya arti penting bagi diplomasi Indonesia karena ...

A. berhasil merebut kembali seluruh Jawa dari Belanda
B. menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia masih memiliki kekuatan dan pemerintahan
C. mengakhiri Agresi Militer Belanda I
D. menjadi dasar Perjanjian Renville
E. memaksa Belanda mengakui kedaulatan tanpa syarat

Jawaban: B. Serangan itu tidak merebut seluruh Jawa, tapi bukti keberadaan Republik setelah Yogyakarta diduduki. Efeknya terasa di meja perundingan, termasuk jalan menuju Roem-Royen dan Konferensi Meja Bundar.

Soal 3. Perjanjian yang ditandatangani pada 1947 dan berisi pengakuan de facto Indonesia atas Jawa, Madura, dan Sumatra adalah ...

A. Renville
B. Roem-Royen
C. Linggarjati
D. Konferensi Meja Bundar
E. Bongaya

Jawaban: C. Urutannya Linggarjati, Renville, Roem-Royen, lalu Konferensi Meja Bundar. Kalau kamu ingat urutan itu, soal seperti ini selesai dalam sepuluh detik.

Soal 4. Surat Perintah Sebelas Maret 1966 berisi mandat kepada Soeharto untuk ...

A. membentuk kabinet baru
B. memulihkan keamanan dan ketertiban serta menjaga stabilitas pemerintahan
C. menyusun amandemen UUD 1945
D. menyelenggarakan pemilu dalam satu tahun
E. membubarkan Partai Komunis Indonesia

Jawaban: B. Pembubaran PKI memang terjadi setelahnya, tapi isi mandatnya soal pemulihan keamanan. Bedakan antara isi perintah dan akibat yang menyusul.

Soal 5. Kongres Pemuda II yang menghasilkan Sumpah Pemuda diselenggarakan pada ...

A. 20 Mei 1908
B. 28 Oktober 1928
C. 2 Mei 1926
D. 17 Agustus 1945
E. 1 Juni 1945

Jawaban: B. Jangan tertukar dengan Hari Kebangkitan Nasional pada 20 Mei, yang merujuk berdirinya Budi Utomo.

Trik mengerjakan tanpa hafal semua tanggal

Pertama, hafalkan kerangka besarnya saja: 1908, 1928, 1945, 1949, 1955, 1966, 1998. Peristiwa lain bisa kamu tempatkan di antara angka-angka itu.

Kedua, kalau soal menanyakan hasil perjanjian, ingat pasangannya. Linggarjati dekat dengan pengakuan de facto atas tiga wilayah, Renville dekat dengan garis demarkasi dan Agresi Militer II, Konferensi Meja Bundar dekat dengan pengakuan kedaulatan.

Ketiga, untuk soal tokoh, ingat perannya, bukan gelarnya. Sayuti Melik mengetik, Fatmawati menjahit, Ahmad Soebardjo menjemput Soekarno dari Rengasdengklok.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Menjawab berdasarkan ingatan kabur soal tahun, lalu ragu dan mengganti jawaban di menit terakhir. Kalau kerangka besar sudah kamu kuasai, ganti jawaban hanya ketika ada bukti baru yang jelas di opsi lain.

Kesalahan kedua, menganggap semua peristiwa 1945 terjadi setelah proklamasi. Sidang BPUPKI, Piagam Jakarta, dan Rengasdengklok semuanya sebelum 17 Agustus 1945.