SITE WORKSHOP & WAREHOUSE Jr. MANAGER

DESKRIPSI PEKERJAAN

Pendidikan Min. D3/S1 Teknik Mesin/Teknik Otomotif/Teknik Industri/Manajemen Logistik

Pengalaman Min. 3-5 tahun pengalaman dalam memimpin bengkel dan gudang dengan minimal 1 tahun di posisi supervisor/manajerial Kemampuan manajerial/teknis

1. Memiliki jiwa kepemimpinan, komunikasi, manajemen waktu yang baik, serta detail oriented untuk memastikan suatu pekerjaan diselesaikan dengan baik

2. Memahami mesin truk (Mitsubishi/Hino)

3. Mahir menggunakan Microsoft terutama Excel 4. Memahami K3 umum

KUALIFIKASI MINIMUM

Pemegang jabatan dalam posisi ini akan bertugas untuk memimpin operasional bengkel/workshop dan pengelolaan gudang/warehouse termasuk memastikan ketersediaan suku cadang/spare parts dan armada truk yang berada dalam lingkup pengelolaanya dalam kondisi prima, aman, efektif dan efisien dalam mendukung kelancaran kegiatan pengangkutan CPO/CPKO/PK dengan tanggung jawab utama sbb.:

1. Fleet Reliability & Availability “Keandalan & Kesiapan Armada” memastikan armada truk tangki/bak kargo selalu siap jalan untuk mengejar jadwal loading & unloading di pabrik kelapa sawit “PKS” ataupun dermaga/pelabuhan

a. Fleet Availability Rate: rasio jumlah truk yang sehat dan siap jalan dibandingkan terhadap jumlah total seluruh armada

b. Breakdown Frequency per Month: jumlah insiden kerusakan fatal di tengah jalur pengangkutan

c. Preventive Management: persentase truk yang di”service” (ganti oli, cek rem, kalibrasi, dsbnya) tepat waktu sesuai jadwal kilometer atau waktu yang telah ditetapkan

2. Workshop Efficiency & Cost Control “Efisiensi Bengkel & Biaya” memastikan kecepatan kerja mekanik dan kontrol terhadap pengeluaran biaya perbaikan serta perawatan

a. Mean Time to Repair “MTTR”: rata-rata waktu yang dibutuhkan sejak truk masuk bengkel hingga selesai diperbaiki. Standar ini akan dikelompokkan untuk perbaikan ringan-sedang dan perbaikan berat “overhaul”

b. Maintenance Cost per Kilometer: total biaya bengkel (sparepart+oli+jasa) dibagi total jarak tempuh seluruh armada

c. Repeat Repair Rate “3R”: persentase truk yang masuk bengkel kembali dengan keluhan kerusakan yang sama dalam waktu kurang dari 14 hari setelah perbaikan

3. Warehouse & Inventory Management “Manajemen Persediaan dan Gudang” memastikan ketersediaan suku cadang truk (seperti ban, filter, oli, dsbnya) di level optimal yang tetap dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan di satu sisi namun di sisi lain tidak memberikan dampak penumpukan stock.

a. Inventory Accuracy: tingkat kesesuaian jumlah suku cadang di gudang saat audit fisik bulanan dibandingkan dengan data sistem IT.

b. Spare Parts Stock Out Rate: tingkat frekuensi penundaan perbaikan truk akibat suku cadang penting (filter, kampas rem, bam, dsbnya) tidak tersedia di Gudang

c. Dead Stock Ratio: persentase suku cadang yang mengendap dan tidak bergerak/tidak dipakai dalam kurun waktu tertentu

4. Health & Safety Environment “Kesehatan dan Keselamatan Kerja” memastikan keselamatan kerja di area bengkel yang rawan licin akibat sisa CPO atau oli termasuk dipastikannya penggunaan seluruh alat bantu penunjang keamanan dan keselamatan kerja oleh setiap mekanik/staf yang bertugas

a. Lost Time Injury “LTI”: jumlah kecelakaan kerja di area bengkel dan gudang yang menyebabkan mekanik/staf absen kerja

RINGKASAN PERKERJAAN

  • *SPESIALISASI**: Administration and Coordination
  • *PENDIDIKAN MINIMAL**: S1 (Sarjana)
  • *SISTEM KERJA**: On-site
  • *TIPE PEKERJAAN**: Full time
  • *LOKASI**: Ketapang, West Kalimantan (Kalimantan Barat), Indonesia
  • *INDUSTRI**: Logistics / Procurement
  • *SITUS PERUSAHAAN**: https://www.bkmtranslog.co.id/

FASILITAS & BENEFIT

Fasilitas: med_ins, med_plans, paid_holidays

TENTANG PERUSAHAAN

Perusahaan pengangkutan CPO