Soal TIU Figural: Jenis Gambar yang Paling Sering Keluar

Soal figural TIU dibagi jadi analogi, ketidaksamaan, dan serial. Ini ciri tiap jenis, contoh gambar yang sering muncul, dan cara mengerjakannya tanpa buang waktu.

Soal TIU Figural: Jenis Gambar yang Paling Sering Keluar

Soal figural adalah soal yang paling sering dikerjakan asal tembak. Waktu mepet, gambar terlihat sama semua, akhirnya pilihan diisi berdasarkan feeling. Padahal jenis soalnya cuma tiga, dan masing-masing punya cara baca sendiri yang bisa dilatih.

Analogi gambar

Bentuknya biasanya dua pasang gambar: satu pasang sudah lengkap sebagai contoh, satu pasang lagi bolong dan harus kamu isi. Tugasmu menemukan aturan yang menghubungkan gambar pertama dengan gambar kedua di pasangan contoh.

Ciri aturannya: hampir selalu perubahan sederhana, dan yang diubah biasanya satu hal saja, kadang dua. Rotasi 90 derajat. Jumlah sisi bertambah satu. Warna dipertukarkan. Bentuk dalam keluar. Kalau kamu menemukan dua perubahan sekaligus, uji dulu apakah keduanya benar-benar terjadi di pasangan contoh, karena soal figural jarang pakai aturan berlapis seperti deret angka.

Contoh yang sering keluar: segitiga diputar 180 derajat, lalu kamu diminta melakukan hal yang sama pada segi enam. Atau ada lingkaran dan persegi, lalu pasangan keduanya adalah persegi di dalam lingkaran. Jawabannya mengikuti aturan yang sama pada pasangan soalmu, bukan mengikuti kemiripan bentuk.

Ketidaksamaan gambar

Di sini kamu diberi empat atau lima gambar, dan satu di antaranya tidak mengikuti aturan yang dipakai gambar lain. Yang dicari adalah gambar yang beda sendiri.

Cara paling aman adalah mencari sifat yang dimiliki mayoritas gambar lebih dulu. Misalnya semua gambar punya sudut lancip, atau semua gambar terbentuk dari garis lengkung, atau semua gambar punya jumlah sisi genap. Setelah sifat mayoritas ditemukan, gambar yang tidak punya sifat itu adalah jawabannya.

Jebakannya, soal sering memberi satu gambar yang terlihat paling rumit supaya kamu merasa itu yang beda. Jangan tertipu tingkat kerumitan. Yang dinilai selalu sifat struktural, bukan seberapa penuh gambar itu dengan garis.

Serial gambar

Serial adalah soal figural yang paling sering muncul, biasanya empat atau lima gambar berurutan dan kamu diminta menebak gambar berikutnya. Aturannya bisa berjalan searah, bisa juga bergantian.

Beberapa pola yang paling sering dipakai pembuat soal: elemen yang terus berpindah searah jarum jam, jumlah titik yang naik dan turun bergantian, bentuk yang berubah jenis secara tetap, dan posisi yang terus berpindah ke luar atau ke dalam. Kenali juga pola bergantian, misalnya gambar ganjil memakai aturan berbeda dari gambar genap. Kalau kamu hanya memperhatikan satu aturan, soal seperti ini akan terasa mustahil.

Jebakan yang paling sering bikin salah

Jebakan pertama adalah menggambar ulang. Di layar CAT kamu tidak punya banyak ruang untuk mencoret, jadi membiasakan diri membaca gambar secara mental jauh lebih hemat waktu. Jebakan kedua, menganggap gambar yang paling rumit sebagai jawaban. Soal figural jarang dibuat begitu, karena tingkat kerumitan bukan pola.

Jebakan ketiga, berhenti di aturan yang hanya cocok dengan dua gambar terakhir. Pola harus berlaku untuk seluruh deretan. Kalau aturanmu cocok di gambar keempat dan kelima tapi tidak di gambar pertama, aturan itu salah.

Jebakan keempat, memaksakan satu jenis aturan untuk semua soal. Ada soal yang isinya perpindahan posisi, ada yang rotasi, ada yang perubahan jumlah. Fleksibilitas ini yang membuat latihan per jenis lebih berguna dibanding latihan acak sejak awal.

Cara cepat mengerjakan tanpa buang waktu

Hitung dulu jumlah gambarnya. Kalau ada dua pasang, itu analogi. Kalau ada empat atau lima gambar berdiri sendiri, itu ketidaksamaan. Kalau ada deretan gambar dengan satu tanda tanya di ujung, itu serial. Klasifikasi ini memakan waktu tiga detik dan langsung memberi tahu kamu aturan apa yang harus dicari.

Kalau lebih dari satu menit kamu belum menemukan aturan, tandai soal itu dan lanjut. Satu soal figural yang bandel bisa menghabiskan tiga soal lain yang sebenarnya mudah. Ada baiknya juga melatih urutan pengerjaan supaya bagian ini tidak mengambil jatah waktu soal hitungan, seperti dibahas di trik menjawab soal deret huruf dan cara cepat soal perbandingan kuantitatif.

Latihannya paling efektif dengan cara mengelompokkan soal per jenis, bukan acak. Kerjakan dua puluh soal serial saja, lalu dua puluh soal ketidaksamaan saja. Setelah itu baru dicampur. Cara ini membuat matamu terbiasa mengenali aturan, sehingga di ujian kamu tidak perlu lagi menebak dari mana harus mulai.